Laki Tulen

Reclaim Your Manhood Today!

IOI, IOD, IUD

Ada yang nanya

“kalo IOI harus dibalas dengan IOI dan IOD apakah harus dibalas dengan IOD?”

Pertama-tama, mungkin perlu gue jelasin soal IOI, IOD dan IUD.

IOI itu singkatan dari Indication of Interest, slang dari PUA, yaitu “ungkapan” minat, apapun itu, yang ga harus berbentuk verbal/ucapan.

IOD itu singkatan dari Indication of Disinterest, kebalikan dari IOI, “ungkapan” engga minat.

IUD, itu Intra Uterine Device. Alat kontrasepsi yang dimasukin ke dalam meki. Apa hubungannya sama artikel ini? Ga ada. Cuma FYI ajah. Sekilas inpoh gan.

Yang nanya, gue yakin baru sekitar beberapa bulan getting in touch sama literatur seduction barat.

Beberapa kali gue memang ngerefer ke pualingo.com, tapi gue juga pernah bilang, salah satu problem seduction community adalah memperumit seduction itu sendiri.

Liat list singkatan dan kata-kata “slang” atau “gaul” di kalangan “PUA”. Buanyak. List ini terus bertambah seiring waktu. Dan juga ini banyak nyandung orang yang baru terjun kesini, jadi mereka instead of keluar dan praktek, mereka ngehafalin istilah-istilah begini, ngomong pake istilah-istilah PUA, yang mana ga penting banget sebenernya.

Literatur barat soal seduction juga memang banyak yang make slang-slang ini. Dan jujur aja waktu gue pegang The Game, it feels awesome ngomong pake istilah-istilah begini. I feel like I belong to something… semacem, well, sesuai dengan judulnya “secret society”. Berasa kayak agen rahasia, atau ninja yang punya ilmu mistis.

Sekarang setelah gue liat-liat kembali, gue jadi senyum sendiri teringat masa kecil. Kenapa? Ini istilahnya kayak role-playing waktu kecil. Jadi ksatria baja hitam, atau semacemnya gitu. It will derail your original purpose in this game. Lo malah bakal menuh-menuhin otak elo dengan sampah yang ga penting banget.

Pertama, ada AFC, terus ada Alpha male, terus nambah HB, terus nambah kino, terus nambah lagi PAIMAI, AFOG, ISI, dan banyak lagi. Yakin mo lu hapalin semuanya? Gue udah kagak hapal, dan yang jelas komunikasi sama orang lain mereka juga bakal kagak ngerti lu ngomong apaan. Kalo lo nanya-nanya sama natural, mereka juga bakal garuk-garuk kepala lo ini ngomong apaan.

Oke, gue ngerti kok pertanyaannya.

Kalo misalnya ada cewek yang nyolot pas waktu lo deketin dia (IOD), apakah harus dibalas dengan nyolot juga? Tergantung situasi. Setiap orang, setiap situasi dan setiap kondisi selalu berbeda.

However, gue nemu salah satu kunci ngadepin IOD begini : acknowledge & exaggerate. Iyakan, dan besar-besarkan. Setujuin dan tambah-tambahin lagi.

Contohnya? Agak sulit. Ini udah jadi respon otomatis gue. Gue ga inget banyak. Beberapa yang cukup memorable pas awal-awal sih, gue inget ada cewek di kantor yang komen rambut gue berantakan gara-gara begadang nginep di kantor n pagi-pagi bikin kopi di pantry.

“Rambutlo berantakan gitu? Belon mandi ya?”
“Ini fashion gaya baru”

Atau

“Makanlo banyak banget”
“Aku kan sedang dalam masa pertumbuhan”

Ga lucu-lucu amat sih ya, tapi entah kenapa dia ngakak sejadinya. Cara penyampaian juga penting. It’s not WHAT you say, it’s HOW you say it.

Atau yang rada-rada kurang ajar

“Gue sekarang gigolo”
“Ih emang ada yang mau nyewa?”
“Ya elo customer pertama gue”

Atau misalnya nyontoh film, Captain Kirk VS Uhura, menurut gue yang paling bagus soal acknowledge & exaggerate ini :

maxresdefault

Uhura : “For a moment I thought you were just a dumb hick who only had sex with farm animals.”
Kirk : “Well, not only.”

Tapi ga selalu harus dibalas dengan acknowledge & exaggerate juga. Contohnya comeback paling legendaris dari Winston Churchill VS Lady Astor

6a00d83451afd569e2015434aa0283970c-800wi

Lady Astor : “You’re disgustingly drunk”
Churchill : “My dear, you are ugly, and what’s more, you are disgustingly ugly. But tomorrow I shall be sober and you will still be disgustingly ugly.”

Like I said, tergantung orangnya, situasinya, kondisinya, dll. Ga pernah ada patokan pasti untuk hal-hal ini.

Teorinya sih… menurut mystery ini yang namanya “Shit test”. Tapi ga bisa semuanya dipatok jadi “shit test” juga. Menurut gue “shit test” itu sendiri good sign. Pertanda bagus. Jadi si cewek emang mo ngetest elo lebih jauh. Berarti setidaknya ada interest, terlebih lagi kalo lo lulus dari test ini. Kalo lo marah, you lose the game.

Gimana kalo IOI?

Contohnya, pernah waktu gue experimen sama rambut, ada cewek yang muji rambut gue.

cewek : “Rambutlo keren”
Gue : “I know, but thanks anyway”

Ini sebenernya dari Dale Carnegie kalo seinget gue. Cuma gue modifikasi dikit. Orang kalo diberi pujian selalu merendah, dan itu seringkali malah bikin si pemberi pujian jadi ngerasa risih. Respon yang bagus, dan nunjukin rasa percaya diri, cukup bilang “terima kasih”. Tapi “I know but thanks anyway”, itu “nunjukkin” bahwa lo udah kelewat sering dapet pujian tersebut, jadi pujian tersebut ga begitu mempan ke elo, elo cuek aja gitu.

Contoh yang mirip, ini baru nyadar setelah ada yang ngangkat line di Star Wars.

i-love-you-i-know-han-solo-leia-star-wars

Leia : “I love you”
Han Solo : “I know”

Damn, that simple line is VERY powerful.

Atau yang sering dipake sama orang-orang natural “dari dulu kali” atau “baru tau ya?” atau “ya dari lahir udah begini”.

Nah, inget juga. Gue juga pernah bilang jangan jalanin instruksi-instruksi begini kayak robot, zombie ato komputer. 1+1 ga selalu sama dengan 2 di real life. Coba dicerna, tanyakan selalu “why”, “kenapa”. Cari intinya, aplikasinya sesuaikan sama dirilo.

Again, and again : lo salah jalur kalo cari exact science kalo berhubungan dengan manusia lain.

Cheers.

One comment on “IOI, IOD, IUD

  1. Rip Cobain
    March 19, 2016

    keren om joe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 27, 2016 by in Outer Game and tagged , , , , , , , , .
%d bloggers like this: