Laki Tulen

Reclaim Your Manhood Today!

“Brozone”

Bro sorry mau tny Kl mau merubah status brozone ke love zone gmn ya caranya

Brozone, kakakzone, friendzone, udah pernah gue bahas sebelumnya.

Tapi okelah gue bahas lagi.

Mungkin lo terlalu lembek atau kurang teges, sehingga lu ga berani ngungkapin apa yang ada di dalam otaklo ke dia.

Elonya takut sama rejection sedangkan dianya disuruh jadi paranormal, orang disuruh nebak-nebak maunya elu apaan.

Ini tebakan gue, sebab lo sendiri masih ngotot ngePM admin, padahal tempat diskusi sudah disediakan. Dalam arti : lo masih takut dijudge orang.

Atau mungkin lo udah nembak dia tapi dia bilang dia lebih nyaman sama elo sebagai “kakak”.

Newsflash : lo ditolak.

Friendzone, kakakzone, brozone, ato apapun istilahnya, itu cuma istilah penghalusan dari cewek, atau dari dirilo sendiri sebagai usaha buat menghibur diri. There’s no such thing as “friendzone”, dalam konteks yang kita bahas sekarang. Dan menggunakan istilah-istilah semacam ini cuma bakal merusak elo lebih jauh.

Nah, ketika dia udah ga menganggep lu sebagai potensi sexual partner (inget, pacar dan suami itu termasuk didalamnya), ga ada yang bisa lo lakuin buat ngerubah itu. Sama aja kalo lo ngeliat cewek jelek ancur amburadul yang lu kagak napsu, itu cewek mo ngapain juga ga bakalan bikin lo napsu sama dia. Bener ga?

Satu-satunya solusi : MOVE ON.

Gue kagak bilang lo jelek amburadul ato semacamnya tapi itu realita.

Triggernya cowok mayoritas visual. Triggernya cewek juga visual, walau masih banyak faktor lainnya dan ga sedominan cowok (itulah kenapa mayoritas cowok nonton bokep).

Yang jelas, basically, bottom linenya : you don’t turn her on. It’s that simple. Lo basically ga menimbulkan emosi, spark, chemistry atau apalah istilahnya ke si cewek.

8d5ffef76ec2fe9efd4409aaa6d40612

Jadi, harus apa supaya turn her on? Nothing. Dia udah membuat keputusan.

Kalo lo maju terus, salah-salah lo bisa dituding ngelakuin pelecehan.

Lo mungkin bukan tipenya dia, atau elo bukan sexual preferencenya dia. Itu aja.

Even mungkin 10 tahun kedepan lo bertekad memoles dirilo jadi cowok terkeren sejagat raya, tetep aja bakal ada cewek yang sebel atau ogah urusan sama elo. Ga usah elo, Obama pun, pemimpin negara superpower jelas pastinya ada yang benci sama dia dan ogah urusan sama dia.

Sama kayak cewek jelek amburadul yang lo ga bakalan mau sentuh pake tongkat karatan 10m : cewek jelek amburadul bukan tipelo/bukan sexual preference elo. Dan adakah yang bisa orang lakukan buat merubah hal itu dalam dirilo? Nope.

But, don’t worry, it’s not the end of the world.

Selama lu bermellow-mellow ria, beraksi sok tragis mikirin ini cewek, banyak cewek diluaran sana yang mungkin tertarik sama elo dan nungguin elo make a move ke dia. Dan cewek-cewek ini yang seharusnya jadi fokus elo.

Go on and meet them. Simple kan?

Tapi, kalo gue bersikap baik sama dia, gue perhatian sama dia mungkin akan mulai melihat usaha gue pada akhirannya dia akan berpindah hati, blablabla, dst, dsb

Ini wishful thinking dari orang yang kebanyakan nonton kartun Disney Princess. However, itu terserah elo. Gue ga bisa memberi jawaban pasti 100% akan hal ini. Mungkin, eventually, pada akhirnya, dia akan mau nerima elo. Nah lo cuma perlu mikir satu hal : is she worth it?

Tapi yang jelas, kalo dia ga tertarik secara sexual kepada elo, itu udah bukan mutual. Dan kalopun lo jadian sama dia dan naik ke pelaminan, tapi lo ga bisa menuhin kebutuhan sexualnya dia, apa jadinya?

Jangankan elo, salah satu sahabat gue yang ganteng dan tajir bininya selingkuh.

Inget satu fakta bahwa keabsahan relationship itu bukan jaminan.

Dan kalopun dia nerima elo karena elo ngejer-ngejer dia terus, ini basically elo menyerahkan semua powerlo kepada dia. Dan nantinya ini bisa bahaya.

Inget short term-long term. Shortermnya apa? Lo jadian sama dia. Longtermnya gimana? Power struggle. Intinya lo udah menunjukkan posisi dia lebih tinggi dari elo. Dan ini ga mutual. Lo ga sejajar sama dia. Lo lebih rendah dari dia. Lo bukan pemimpinnya dia. Elo ini cuma ekor/jongos/orbiternya dia.

Perlu lu inget, mengubah orang itu bukan hal yang mudah. Orang ga akan mau berubah kecuali memang dia memang mau berubah. Ini ngomongin hal yang masih bisa dirubah. Tapi sekarang kita ngebahas soal emosi, perasaan, dorongan biologis, chemistry, sexual preference.

Gini, coba lo pikirin baik-baik, pelan-pelan… bisa ga lo ngerubah sexual preference DIRI ELO untuk bisa jadi suka sama cewek amburadul yang ancur?

Get it?

Ini cukup pake common sense dikombinasikan sama empati.

Taro dirilo di posisi orang lain, apa kira-kira yang bakal lo rasakan/lakukan. Dalam hal ini, coba taro dirilo diposisi dia, mungkin lo ga perlu baca tulisan gue diatas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 4, 2016 by in Inner Game, Opini and tagged , , , .
%d bloggers like this: