Laki Tulen

Reclaim Your Manhood Today!

Men These Days

Fase Transformasi

1. Fase depresi 1/fase kesepian

Elo berasa depresi ngeliat cewek cowok yang jalan barengan sedangkan tiap malem minggu lo di rumah ditemenin bokep dan game. Berasa putus asa, dan menolak realita bahwa sebenernya ada yang salah sama dirilo. Lo berpikir bahwa “ya inilah gue”.

2. Fase OMFG I found the Holy Book

Entah buku dari company sebelah atau buku The Game atau buku-buku seduction lainnya yang benar-benar terbalik dari apa yang selama ini diajarkan oleh masyarakat ke elo.

3. Fase OMFG these PUAs are awsum, they are Gods!

Setelah baca-baca lo mulai punya “hero” pujaan, mengelu-elukan tokoh idolalo, kadang malah mbablas dan keluar jalur dari apa tujuan lo yang sebenernya kenapa lo baca-baca buku tersebut.

4. Fase not yet, I need more knowledge before I go out

Intinya lo mendapat pencerahan, mengharapkan semuanya berjalan perfek, dan elo merasa dirilo perlu menambal pengetahuan elo yang bolong-bolong. Misalnya abis opener terus gimana? Abis dapet nomer telponnya terus gimana?

5. Fase fuck all these shit I’m going out!

Lo dah kelamaan cari resources, akhirnya lo sadar sendiri bahwa lo cuma jalan di tempat. Lo keluar.

6. Fase dammit this thing is harder than I thought, I need wingman!

Di lapangan lo ngerasain approach anxiety dan direject berkali-kali.

7. Fase kebelet wingman (fase depresi 2)

Lo mulai stop keluar, karena direject berkali-kali. Lo ngerasa bahwa elo memerlukan wingman, supaya bisa nanggung malu bareng atau belajar bareng.

8. Fase fuck wingmen I work alone!

Lo mulai ngeliat realita bahwa wingman is really bad idea.

9. Fase what’s the point of all these (depresi 3)

Masih kena reject terus. Kalo lo bisa ngelewatin fase ini, dan terus persisten, masuk ke fase berikutnya

10. Fase OMFG I had an awesome night!

Sukses pertama elo.

11. Fase you’re doing it wrong!

Fase kepo, lo berusaha ngajarin orang-orang sekitar elo. Pamer hasil tangkapan elo, dan suka maksa orang sekitar elo untuk ngejalanin cara elo yang baru elo temukan. Simply karena elo merasa apa yang lo pelajarin itu bener-bener ajaib, bekerja dan mujarab.

12. Fase ketagihan atau fase inovatif.

Lo rajin keluar, mulai experimen-experimen hal-hal yang baru yang lo temuin

13. Fase “PUA? Meh!”

Sukses udah lumayan sering lo dapet, dan elo mulai ngerasa jenuh sama pola yang elo temuin.

14. Fase enlightment

Elo mulai bener-bener get the idea.

Perjaka di Sarang Perawan

Gue liat tendensi komunitas seduction indo itu masih labil. Beberapa lumayan oke, dan gue udah ketemu beberapa alumni company sebelah.

Satu, alumni ini paling banyak kayaknya, cara bedainnya mereka pake istilah yang beda sendiri. Mungkin karena companynya menghindari copyright issue atau supaya ga dianggep plagiat. Karena yang gue tau mereka mengajarkan 100% canned routines dari The Game yang cuma di translate. Sayangnya alumninya disuruh nandatanganin perjanjian undisclose agreement. Why?

Ngingetin gue sama sinetron Ganteng Ganteng Serigala, Bastian Steel, dan drama-drama korea yang dijiplak abis-abisan. Tapi ga masalah bagi gue sih, karena alumni company ini cenderung orang-orangnya masih sopan. Walopun kadang dandanannya mereka kelewat perlente dan kesannya orang-orang alumni ini terlalu jaim.

Alumni company kedua, lulusan dari self-proclaimed “motivator cinta”. Biasanya terobsesi sama istilah-istilah “radical honesty” dan belakangan bikin “inovasi” yang disebut “dewalike method”. Alumni company ini cenderung agresif dan rada kebablasan mengidolakan “guru” mereka. Nah gue sering nih dituduh plagiat sama alumni yang ini lol. Jadi boleh dibilang orang-orang yang kepincut company ini termasuk grup yang lugu.

Alumni company ketiga, kebetulan dulu nongkrong bareng sama anak-anak kaskus lair. Kita duduk ngobrol santai bareng, dia kayak kambing congek. Sedangkan pas ada cewek yang hot lewat, udah jauh pun dia lari-larian di cafe ngejer tuh cewek. Pas ditanya sama kita

“Lo masih perjaka ya?”
“Masih”
*facepalm*

Dan orang ini lulusan kampus yang terkenal sama cewek-cewek cantiknya. Diisukan di kampus tersebut banyak yang bisyar dan bispak. Dia bayar jutaan buat training cold approach.

Hey, it’s your money. Spend it however you like.

My dick is bigger than your dick

Nah belakangan banyak gorila-gorila yang mungkin mereka baru masuk fase ke 11 dan ngangkat masalah “nyali”.

Mereka mulai lancar cold approach, mulai dapet hasil dan mulai nembak semua orang sekitar, bikin rusuh di grup-grup lain.

Artikel serupa juga diangkat oleh company sebelah, bahwa seduction itu ga ada hubungannya sama pede, tapi NYALI.

Em… seriously?

Bolehkah gue tanya orang-orang ini, emang seberapa gede nyalilo?

Lo berani ngobrol sama cewek cakep asing yang lo temui secara random di kesibukan sehari-hari lo?

Okey, memang ga semua orang bisa, tapi kita berdua tau, ga ada bahaya nyata yang menanti dari kenalan sama cewek.

Kalo mau ngomongin soal nyali, dan emang lo beneran punya nyali, sekarang juga elo ke Iraq, ikutan perang I**S. Atau ke daerah-daerah konflik lainnya, terserah mau dipihak mana, pokoknya pihak yang menurut elo benar. Itu baru NYALI.

Nah kalo dalam konteks itu, ya, gue emang ga punya nyali segede itu.

Anyway, ga usah ngomongin nyali kalo misalnya emang lo baru bisa mengalahkan approach anxiety, karena itu bukan hal yang baru. Banyak orang yang lebih hebat dari lo kalo masalah approach. Contohnya? Ya paling gampang sales kartu kredit yang biasa beraksi di mal-mal gede. Atau orang marketing. They do it everyday. Apa hebatnya elo dibandingin mereka? Lo bisa bawa tidur cewek gitu? So what?

Jadi ga usah lebay. Kayak bocah yang baru dapet mainan baru.

Dan inget juga, ini masalah pengembangan diri, bukan masalah siapa yang lebih hebat.

It’s fine lo bangga sama dirilo dan tangkapan elo. Kayak bangga punya kelamin, boleh aja, tapi kalo lo umumin ke semua orang bahwa pelerlo gede, apalagi nunjukin pelerlo ke semua orang dan sesama cowok, hem… I think that’s rather gay, isn’t it?

Thats+a+pretty+cool+idea+i+also+have+an+idea+_c81d8c94b9fe5ef1060a0191f2037859

 

Guru-guru yang Hebat

Honestly, beberapa “guru” atau dating coach yang gue singgung diatas emang hebat. Tapi gue ga akan bayar mereka buat pengetahuan mereka soal seduction.

Misalnya yang buat j**usp**yboy.com, gue akan lebih milih belajar soal SEO dan naikin traffic dibandingin belajar soal seduction sama dia. Lha wong produknya 100% translate. Hebatnya traffic ke webnya bisa ngalahin rank yahoo.co.id

Sisanya, gue pengen belajar soal “cult” dari mereka, dalam arti mereka bisa menciptakan pengikut-pengikut super fanatik, entah gimana caranya.

Salah satunya ya dengan bukti foto mungkin. Yang gue tau salah satunya bahkan saking desperatenya cari perhatian, video ONSnya dia disebar di grup milik dia.

Ngga tau gitu, nyebar pornografi itu ada hukumnya? Di luar itu, gimana dengan privasi “korban” yang bersangkutan?

Gimana kalo itu orang terdekatlo yang disebar foto dan videonya?

But in that case, ya pengikut yang terkumpul cuma gorila-gorila perjaka yang lagi horny-hornynya.

Ketika gue coba omongkan baik-baik, malah dia menggunakan argumentasi kalo gue jealous.

Ada juga yang nanya “emang lu udah direject berapa kali?”

Bitch, please. Fase yang lu laluin ini (fase meledak-ledak you’re doing it wrong) udah lama gue lewatin. Target approach gue sekarang bukan cewek lagi. Tapi investor.

Ada yang pernah bilang “kita lebih ngutamain nyali dibandingkan berteori dengan otak”. Bener. Nyali itu penting, tapi otak tetep ada kan, dan otak itu ada fungsinya.

Kalo nyali tanpa otak itu ya contohnya para begal.

Dan belakangan udah tipis beda seduction community lokal yang ngakunya paling “bernyali” sama begal.

Baca lagi soal Julien Blanc disini https://lakitulen.wordpress.com/2014/12/10/kontroversi-pua

“At least in Tokyo, if you’re a white male, you can do what you want.”

Setelah diinterview CNN, liat tampangnya.

So, for your own good, cuma mau ngingetin aja, inget lagi baik-baik apa tujuanlo terjun ke bidang ini.

“Seduction”

Sepertinya bukan sekali dua kali aja gue mengangkat topik bahwa kalo elo kesulitan sama cewek, berarti ada hal yang mesti lo benahin terlebih dahulu. Ada kemungkinan masalah yang lebih serius dalam dirilo.

Nah kalo ini ga dibenahin dulu, yang ada lo malah bakal jadi delusional, atau malah jadi mysogynist, ngejalanin ini cuma karena elo dendam sama cewek.

Istilahnya yang masih menclok di kepala gue sih : inner game terlebih dahulu, baru outer game belakangan.

Dan ya kebanyakan orang normal ga akan mencari grup-grup, forum-forum atau pertolongan para dating coach atau PUA, karena mereka doing just fine without them.

Silakan lo baca lagi dua artikel ini :

https://lakitulen.wordpress.com/2014/11/07/seduction-dan-inferiority-complex/

https://lakitulen.wordpress.com/2014/10/22/review-buku-johnnys-journey-dan-refleksi-komunitas/

Mohon dipikirkan baik-baik, karena kalo memang ada masalah yang lebih besar dalam dirilo, ikutan seduction community ga akan memperbaiki dirilo, mungkin malah cenderung merusak dirilo lebih jauh.

“Leaders”

Di seduction community lokal, “Leader” (atau mereka biasa nyebutnya “Alpha Male”) itu didefinisikan seperti ini :

7-tipe-cowok-yang-sulit-ditolak-cewek_dc768Ocala_girls

Gue punya definisi sendiri tentang “Leader” :

667 leaders-tech-steve-jobs1 lincoln theodore_roosevelt 83067 billgatesghandy malcolm-x-1

Rest of them, you get the idea.

Silakan baca disini :

https://lakitulen.wordpress.com/2013/05/16/alpha-male/

Ada juga yang bilang, elo akan berubah sesuai dengan lingkungan yang mengelilingi elo. Jadi kalo misalnya elo terlalu sering mengelilingi dirilo sama cewek, kira-kira apa yang bakal terjadi?😛

Remember, tetep cowok itu yang menggerakkan dunia. Kalo semua cowok itu sibuk ngejer meki, apa jadinya dunia ini?😛

2 comments on “Men These Days

  1. Pingback: Nerds are awesome | cotulen.com

  2. Xron
    March 29, 2015

    Really Helps! I will sell this.. and it gonna be awesome. LoL

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 22, 2015 by in Opini, Tokoh and tagged , , , , , , , .
%d bloggers like this: