Laki Tulen

Reclaim Your Manhood Today!

Vimeo

10259750_519078278198659_8762764663262763991_n

Mumpung lagi hangat-hangatnya vimeo diblokir sama team trust+. Sampai penulisan artikel ini vimeo jadi pusat perhatian para netizen Indonesia.

Dengan alasan vimeo mengandung video pornografi, Tiffatul sih “berlagak” tegas menegakkan gerakan anti pornografi. Cuma herannya, apa iya sih masalah pornografi itu sedemikian criticalnya di Indonesia? Bukannya banyak masalah lain, seperti situs-situs penebar kebencian SARA atau sejenisnya. Situs tutorial pembuatan bom rakitan pun ga digubris, malah yang diurusin pornografi doang.

380282_20140321094708

Sama kayak F*I, giliran majalah playboy mau terbit, galak ui. Tapi ketika diangkat nama tempat Al***s dan ditantangin berani grebek itu tempat ga… katanya itu hotel keluarga? Disangka yang ngebaca response mereka itu goblok?

Oke, baguslah jadi punya prinsip. Sayangnya Om Tiffatul kali ini bakal gue jadikan contoh ENGGA KONGRUEN. Dalam arti, bohong kemana-mana, Masalah yang simple seperti ini jadi ribet dan njelimet cuma gara-gara yang bersangkutan ga berani transparan, entah buat menyelamatkan muka ato gimana.

http://inet.detik.com/read/2014/05/12/195310/2580703/398/tifatul-vimeo-tetap-diblokir-selama-belum-tutup-porno

Kata beliau sudah dikirimkan surat ke Vimeo dan belum ada response. Malah menyalahkan pihak Vimeo, katanya tidak memberi response sesuai harapan?

Terus, ada user twitter yang mencoba mengklarifikasikan langsung sama Vimeo :

https://mobile.twitter.com/jokoanwar/status/466017716512370689

Sikap yang kayak gini, engga pernah menyelesaikan masalah. Baca dua artikel di bawah ini :

https://lakitulen.wordpress.com/2014/04/11/seduction-salesmanship/

https://lakitulen.wordpress.com/2014/05/02/short-term-goal-vs-long-term-goal/

Sayangnya, di vimeo banyak video yang bagus, dan setiap kali gue ke vimeo ga pernah nyari video porno.

Honestly, gue ada sumber sendiri kalo emang mo nonton bokep, dan ironisnya sumber itu malah ga diblok.

Kalopun diblok, masih bisa pake proxy. Ini dari orang yang ga punya gelar IT… dan gampang pake proxy, orang tolol kayak gue aja bisa kok.

Ini yang menkominfo masa iya pengetahuannya sedangkal itu tentang internet dan sok-sokan ngurusin internet? Masa iya ga ngerti masalah proxy?

Dan di twitternya malah bilang soal nasionalisme? Oh please deh om…

Guys, ini lho, duit pajak elo orang masuk ke kantong orang-orang seperti ini.

Ditambah lagi, halaman pemberitahuan pemblokiran disisipi iklan.

Nah yang jadi pertanyaannya duit iklannya itu bakal masuk kemana?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 13, 2014 by in Opini and tagged , , , , , .
%d bloggers like this: