Laki Tulen

Reclaim Your Manhood Today!

1 Year LakiTulen Blog

cup-cake

Ini post pertama gue dari April 2013 yang lalu :

https://lakitulen.wordpress.com/2013/04/13/gebet-cewek-di-facebook/

Beberapa cerita tentang blog ini sempat gue beberkan juga, gimana awal mulanya, khususnya disini :

https://lakitulen.wordpress.com/2014/01/24/kecap_nomer_satu/

Testimonial juga mengalir cukup banyak, baik yang message gue dari FB page, dari twitter yang lama, maupun dari kaskus.

Percaya atau engga, tawaran untuk masukin iklan juga mulai masuk, walaupun ya masih yang personal. So kita engga ngomongin angka jutaan. Mungkin commercially, gue bakal ambil jalur ini. Tulisan, komunitas dan sejenisnya tetep bebas… bagi yang mau berkembang. Well, afterall, kayaknya ga ada pengunjung yang komplen ttg iklan dari wordpress. Dengan adanya dana, mungkin gue bisa ngebiayain server atau domain sendiri nantinya. Ini masih baru wacana kok. So, bantuin sekalian deh, isi poll dibawah ini :

Kalo untuk masalah pelatihan, no way, gue ogah. Udah ada pelatihan-pelatihan yang lain di luar sana. Like I said, dimulai dari seorang pribadi pemalu yang socially awkward, terus ikut 2-3 hari workshop, then mimpi dapet cewek supermodel… lebih masuk akal kalo elo mimpi jadi jutawan mendadak.

Hidup gue juga belum sepenuhnya beres. Gue cuma bisa sharing pengalaman gue lewat blog ini, kalo cocok dan membantu ya gue juga seneng. Besides, its YOUR life. YOUR responsibility. Kalo elonya males-malesan dan urung sekali ngerasain approach anxiety… there’s NOTHING I can do about it.

Anyway, gue cuma mau mengangkat satu hal dari sini, dan sempet di tengah jalan gue agak bingung juga, mo dibawa kemana blog ini?

However, agak belakangan gue sadar tujuan blog gue menjadi “proof of concept” bagi gue

 

Satu : Keep doing something continously, eventually you’ll become good at it

coba liat artikel :

https://lakitulen.wordpress.com/2013/04/13/gebet-cewek-di-facebook/

dan bandingin sama artikel yang selalu muncul di top post :

https://lakitulen.wordpress.com/2013/07/17/body-language-basics/

Rentang waktunya 4 bulan; April-May-Juny-July

Gaya bahasa gue sudah berubah total, dan sempat banyak artikel gue yang awal-awal orang pada komen bahasanya bikin bingung.

Lesson? Kalo memang mau bisa satu skill, elo cuma perlu satu; constantly doing it. Terus lakukan, secara kontinu. Seperti yang gue beberkan disini :

https://lakitulen.wordpress.com/2013/07/15/way-to-the-mastery/

See? April-May-Juny-July. Dalam rentang 4 bulan gue udah menemukan style gue sendiri, dan gue sekarang bisa sekedar sit, n write. Walopun tulisan gue ga menang nobel prize, pulitzer ato apalah. Atau gone viral, dan blog ini dikunjungi 1 juta visitor setiap hari. But, seengganya… ya pada tahap engga malu-maluin.

 

Dua : EMBRACE Failures

Blog ini bukan satu-satunya attempt gue menulis.

Duluuu banget, gue pernah iseng-iseng mencoba menulis artikel ke sebuah majalah komputer… dan artikelnya itu tentang review video game. Setelah diterima dan dipublish, gue jadi termotivasi banget. Kalo ga salah total ada 4 waktu itu dan semua orang ngasih pujian tentang gaya bahasanya yang profesional. Yang gue inget cuma ajaran dari guru bahasa indonesia gue aja kok, soal menulis, dan itu yang gue praktekkan. Aturan itu tetep gue pegang teguh, dan beberapa attempt lain juga ada. Salah satunya gue mencoba bikin novel. Which was failed VERY miserably.

Karena udah ada kerangka dan sebagian alur cerita, gue upload ke http://fiction.wikia.com/wiki/Fiction . Ga ada peminat dan akhirnya novel setengah jadi gue dihapus sama adminnya. Lesson? Waktu itu terlalu ambisius dan mau mencoba menyaingin Star Wars dan Lord of the Rings. Jadi kerangkanya udah terlalu rumit, serta terlalu banyak twist didalemnya. Walau sebagian besar masih gue simpen dan inget. N mungkin gue bakal gerilya nerusin pake cara lain. Sooo…? Dream BIG, start SMALL.

Ada beberapa lagi yang lain, tapi cuma dua itu aja yang paling gue inget. Satu lagi gue pernah ngepublish buku tentang komputer dalam bentuk PDF, ternyata setelah gue search, masih bertebaran di internet, walo nyarinya harus teliti. PDF ini maunya jadi buku yang gue submit ke publisher lokal, tapi mandek di tengah jalan gara-gara scopenya terlalu luas, gue kewalahan sendiri jadinya. Gue consider ini mild success walopun attemptnya gagal. Seengganya masih dipake sama orang lain dan mengambang di internet.

Lesson? Your past successes means shit. We’re here, the rest is BULLSHIT. Kesuksesan masa lalu elo itu means NOTHING, dan gagal itu mah biasa.

However, inget kata-kata Thomas Edison, “I didn’t fail 1000 times, I discover 1000 way of how to do it WRONG”. N that, my friend, is exactly how I become good at what I do.

I’m a loser actually, saking sering gagalnya gue, gue jadi tau what won’t work. Apa-apa aja yang perlu gue hindarin. Sama juga soal romance. Kalo lu minta nasihat ke gue, well, you’re asking the wrong guy; gue pecundang dalam hal cinta. Dan kalo lu liat style kaskus lair, gue menolak post tentang masalah konsultasi cinta. Gue lebih encourage pengunjung thread untuk keluar.

Which will bring us to the next point : PUA misunderstanding. Kayaknya banyak pengunjung yang berharap dengan disiplin PUA, begitu keluar, memakai satu routine yang ajaib, dan jadian sama cewek hot sejagad. Ini kesalahpahaman terbesar yang gue temuin di thread tersebut.

Welcome to the reality : the world doesn’t work that way.

Baca ini lagi :

https://lakitulen.wordpress.com/2013/07/23/pua_basics/

Selama tahunan gue keluar dan praktek, gue semakin sadar. disiplin PUA itu lebih soal MENINGKATKAN kualitas diri. Hence, meningkatkan CHANCE elo. Diantaranya kebal rejection, rasa percaya diri meningkat drastis,  spontanitas, kemampuan membaca subliminal message dari lawan interaksi (body language, tonality, sinyal) dst.

Bahkan para “MPUA” sekalipun gue yakin masih ngalamin rejection SAMPAI DETIK INI. Bedanya mereka gigih, dan persisten, terutama cuek sama rejection.

So… belakangan gue ngotot ngedorong pengunjung thread ngepost FR. Coba tanya lagi temen-temen elo yang udah berbini. Apakah itu mereka jadian pas pertama kali ketemu atau si cewek itu cewek pertama yang temen elo taksir? 99% gue yakin jawabannya : NO.

Realize there’s no such thing as “perfect approach”. Lu bakal gagal, dan lu bakal gagal berkali-kali. Tapi setidaknya elo MENGAMBIL TINDAKAN.

 

Tiga : Live in the MOMENT 

Then, setelah nemuin buku The Game serta kenal dengan dunia seduction, ya kek yang gue beberkan disini…

https://lakitulen.wordpress.com/2014/01/24/kecap_nomer_satu/

I think, why not, coba aja diliat ntar hasilnya gimana.

Respon orang-orang yang gue ajakin untuk join nulis blog itu sama semuanya : What if? Gimana kalo x? I got an idea, why not x?

Sedangkan gue berpikir, just write, write good, n liat aja ntaran hasilnya gimana. Waktu itu belon diset WordPressnya, baru sekedar wacana… dan itulah reaksi temen-temen gue. Gimana ntar kalo gini gitu. Jawaban gue, “ya itu kan NTAR, blognya juga belon ada?”

Sama persis waktu gue ngelead team gue : “nanti kalo x gimana”… so same answer from me : “ya itu kan NANTI”

Salah satu problem utama sebagian besar orang : THEY DONT LIVE IN THE MOMENT

Gue bukan seorang santo ato malaikat, ya jujur gue juga memang mengharapkan imbal balik dari tulisan gue. However, dorongan tersebut gue coba teken, karena gue emang sebenernya enjoy menulis. So, gue sekedar duduk, dan nulis. Peduli tulisannya berantakan ato gimana, ntar juga kepoles sendiri (baca point 1).

 

Empat : when you start it, you need to do everything BY YOURSELF

Yang excited awal-awal banyak sih. Tapi ga sampe sebulan pada mundur. Entah kenapa. Mereka ga bilang apa-apa, bilang engga juga engga. So, I move on, terusin sendiri ini blog.

Gue tetep berusaha menulis dengan intention yang POSITIF. Gue cuma pengen sharing. Kalo berguna, ya silakan pakai. Kalo ga sesuai ya aku rapopo.

My reward?

Screenshot 2014-04-17 23.16.11

There’s NOTHING, can beat a thank you like that. Dan gue baca reply itu bener-bener ngebantu morale gue pas gue lagi down.

So, bro… thanks for that reply. You have NO IDEA how that reply inspired me too.

So pada posisi apa sekarang blog ini?

stats

Screenshot itu benernya gue persiapkan untuk 50k views milestone.

However, tergantikan karena inspirasi dari si kecap nomer 1 :

https://lakitulen.wordpress.com/2014/01/24/kecap_nomer_satu/

Dan tawaran pemasangan iklan mulai masuk, walopun gue ga nyari.

Its-something

 

Lima : Haters gonna hate

Dan akhirnya thread udah mencapai lebih dari 60.000 views. Yang SR banyak. Dan yang tukang ngerusuh juga mulai banyak. Which brought us to this :

https://lakitulen.wordpress.com/2014/02/14/dong-nguyen/

Entah para tukang rusuh dan para haters itu maksudnya apa? Dan gue males point satu per satu post mereka di thread.

 

Enam : Starting Something

Satu hal yang gue pelajarin dan penting banget untuk plan gue yang utama untuk berdiri sendiri (honestly blog ini sambilan aja, sekedar hobby), gue belajar gimana cara memulai sesuatu. So, ya point-point diatas tadi. Dan core terpenting adalah : INTENTION.

 

Koneksi ke seduction?

  1. Keep interacting with hot women, eventually you’ll become good at it
  2. Embrace REJECTION
  3. Live in the moment
  4. When you start, start on your own. Don’t bother looking for wingmen
  5. Haters gonna hate
  6. Intention/niat elo ke target apa?

N yeap, you guess it. Dari seduction, gue dapat mindset-mindset tersebut dan gue aplikasikan ke blog ini juga.

 

Anyway, gue sempet lupa soal roadmap yang sempet gue post di facebook page :

1. Body Language Part 3
2. Short Term Goal VS Long Term Goal – done
3. Invisible War (Gender War) – done
4. All about Passion
5. Hired Guns (Stripper) pickup step-by-step – done
6. Dancefloor game (sudah ada di page 1 kaskus lair, bakal gue rapikan lagi)

Daaannn… rencana ngepost semua itu bulan april ketunda sampe sekarang. Sorry banget. Soalnya gue sibuk abis belakangan. Gue post disini supaya gue ga lupa lagi.

Perkembangan belakangan, requirement untuk join line group chat diturunin. Yang tadinya 5 FR untuk join groupee, dan 10 FR di groupee untuk join Line group chat (yang totalnya jadi 15 FR)

Sekarang cukup 5 FR aja untuk join Groupee dan Line Group chat.

FRnya ENGGA harus perfect approach ato close.

Like I said, there’s no such thing as perfect approach. Yang penting tunjukkin NIAT elo untuk berkembang, dan elo jujur sama diri sendiri : I WANT to do this.

Dan anak-anak di grup juga helpful semua kok so far.

Also, kalo masih kurang :

https://www.facebook.com/groups/indopua/

Dan juga gue susunin starter’s guide disini :

https://lakitulen.wordpress.com/starter/

I’ve moved my chess piece. Your turn.

3 comments on “1 Year LakiTulen Blog

  1. bay
    April 19, 2014

    sebelumnya saya sailent rider bro.
    Sebagai org yg baru belajar blog ini spt reminder, bahasanya nyantai & mudah dimengerti.

    Thanks for share & keep it.

    • exorio
      April 19, 2014

      Sama-sama. Cuma berharap moga-moga semua tulisan gue berguna.

  2. Pingback: Wingman & Value Revisited | Laki Tulen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 17, 2014 by in Field Report, Opini and tagged , , , .
%d bloggers like this: