Laki Tulen

Reclaim Your Manhood Today!

mASF 1994-2014

Good news and bad news.

Bad news is : mASF resmi hilang dari dunia maya.

Sering gue sebutkan soal mASF beberapa kali di post-post gue terdahulu. mASF itu singkatan dari moderated alt.seduction.fast. Ini forum (seperti kaskus) yang dikhususkan untuk pengembangan diri, khususnya masalah seduction.

mASF sekarang nasibnya ga jelas, setelah berpindah tangan dari Formhandle ke Gambler. Forum ini dulunya gue temuin setelah baca The Game, tempat nongkrongnya Mystery dan Style dulunya. Mereka nemuin sesuatu, punya ide, terus dishare ditempat tersebut.

Sayangnya, sekarang berkali-kali gue cobain buka webnya udah ga bisa dibuka lagi. Which means, fastseduction probably gone forever. Kemarin-kemarin masih ada archivenya dan gue masih bisa searching post gue yang lama-lama (awal register disitu sekitar 2007an kalo ga salah). Dalam arti, sekarang link-link archive ke post gue di mASF udah ga valid lagi (not found).

Nah, ketika forum mulai goyang, beberapa orang disitu punya ide untuk bikin pengganti mASF. Sekarang udah berjalan dan mereka namain SedFast. Gue juga udah lama ga buka forum ini dan kemarin iseng-iseng nengok http://www.pua-zone.com. Sekarang cukup berasa aneh baca diskusi mereka disitu. Terkesan terlalu technical dan banyak istilah yang bener-bener rumit. Gue pengen ngepost sekedar ucapan terima kasih ke orang-orang disitu.

Post-post yang masuk ke hall of famenya mereka terkesan ribet, ruwet dan njelimet, all in the name of “seduction”. Dari sini gue agak ga cocok dengan pola pikir communitynya lagi. Terlebih setelah gue membaca Bad Boy punya e-book dan debunking the seduction communitynya Aaron Sleazy, dimana dia menunjukkan bahwa seduction is SIMPLE.

Coba tengok hall of famenya Pua-Zone :

http://www.pua-zone.com/forumdisplay.php?23-Hall-Of-Fame

Beberapa post memang masuk akal, contohnya :

http://www.pua-zone.com/showthread.php?4336-Sexual-Escalation-Guide

Tapi gue sudah pada point pemahaman bahwa feedback dari orang lain ke elo = feedback dari elo ke orang lain.

Hall of fame dari mASF dulunya seinget gue ga terlalu beda jauh memang, tapi lebih banyak pemikiran-pemikiran yang mendobrak bahwa seducton itu ga perlu dibawa rumit. Ketika beberapa PUA mulai mengclaim bahwa metodenya sesuai dengan scientific proof, disinilah fase mental masturbation mulai bermain, dan keluar istilah-istilah yang sangat technical dan penjelasan yang bertingkah seperti seorang profesor akademik yang bisa elo temui di PUALingo :

http://www.pualingo.com/pua-terminology-list/

Atau mungkin yang ini :

http://www.theskillsmethod.com/debunking-women-rating-system/

Atau mungkin yang ini juga :

Menurut gue HB rating system itu ga relevan. Dibawa simple aja. Kalo elo liat ada cewek yang lu suka, go ahead, increase your chance with her. Itu aja, peduli amat soal rating system.

Bagi gue sendiri kalo secara fisik, Vivian Hsu masih nomer satu. Bahkan di usianya yang udah 40an. Yang dibawah ini makeupnya minim dan tetep manis… huhui… yesss. Ini dream girl gue secara fisik.

Vivian4comp

TAPIkalo dia punya shitty attitude dan personality, maaf aja. But I don’t know her. Even kalo FG (fugly girl) tapi dia punya attitude dan personality yang bagus, ya gue tetep ga keberatan ngejalin relationship sama dia, walopun sebagai temen.

Kalo boleh jujur, the BEST sexual experience yang pernah gue alami adalah ketika terjadi mutual interest, antara gue dan target gue. Bukan karena si target cantik atau hot model atau sejenisnya. See my point? HB rating system itu menurut gue ga relevan. Hence, the binary rating system. So, kalo ada yang menarik buat gue tapi dia ga interested ke gue, fine, I’ll move on.

Nevertheless, gue akuin. Tanpa adanya komunitas tersebut, gue ga bakalan ada di posisi gue saat ini. So, boleh dibilang gue berhutang budi sama komunitasnya. Mungkin yang masih genuine dan ingin orang lain berkembang bersamanya ga lain dan ga bukan ijjjji. Banyak drama yang terjadi antar PUA. Saat ini inovasi teknik/pemikiran dalam komunitas PUA lebih pada for the sake of being innovative, bukannya lebih kepada keinginan untuk berkembang. Jadi inovasinya terkesan MAKSA.

Yang paling gue ga suka dengan beberapa komunitas lokal lainnya (khususnya yang under company tertentu), adalah mereka mengambil materi dari komunitas tersebut, tanpa memberikan kredit yang pantas kepada sumbernya, dan kemudian menjelek-jelekan komunitasnya.

Satu contoh :

http://www.kaskus.co.id/show_post/526efc6fbccb17f966000001/24

Hhh… Pua itu biasanya untuk free sex,,,, (biasanya..)
ini meant to be a tools supaya dapet pasangan hidup.
bukan one night stand

http://www.kaskus.co.id/show_post/53267a4b148b4613778b4699/1102

ane ada thread sendiri kok tentang pengalaman PUA ane

Sebenernya thread yang bersangkutan kurang lebih masuk akal, tapi ngeliat ketidak konsistenan dia dalam prinsipnya dia gue udah berasa negatif. Di threadnya dia sendiri, dia ngejelek-jelekin PUA seperti itu, tapi pas di thread kaskus lair, dia malah bilang punya pengalaman PUA. So ya jelas, niatnya bukan pengen ikut mengembangkan komunitasnya, tapi lebih ke self-promotional.

I don’t mind orang mengkomersialisasikan seduction selama memang ada pasar, tapi permasalahannya setelah dikomersialisasikan, sumber pengetahuannya dijelek-jelekkan. Resources untuk seduction sangat berlimpah di internet, PUA juga bukan cuma satu dua aja. Blog lokal juga bukan blog ini aja gue rasa. Tinggal pinter-pinter aja milihnya yang mana. Tapi jelas, jujur gue ngomong apa adanya, development yang paling pesat gue alamin ya dari mASF.

For the old time sake, gue masih nyimpen badge-badgenya mASF :

rank1

rank2

rank3

rank4

rank5

rank6

Dan penjelasan mengenai tiap badge ada disini :

https://lakitulen.wordpress.com/2013/05/11/seduction_community_01/

Gue dulunya (dan masih) seorang gamer, dan RPG itu adalah salah satu genre favorit gue. Jadi kalo misalnya badge tersebut berubah dan naik rating, itu berasanya nendang confidence, jadi terpacu untuk terus latihan. Dan those little guys really helped my development too.

Archivenya masih bisa elo temuin disini (satu-satunya result yang keluar dari google ketika memasukkan keyword fastseduction) :

http://archives.fastseduction.com/

Dan guide dari ManiacHigh masih bisa diakses disini (dulunya kolaborasi antara Formhandle dan ManiacHigh, dan mASF ngelink guide ini supaya para newcomer bisa mendapatkan resource yang cukup netral) :

http://www.pickupguide.com/

Untuk pengganti “youarenew” guide dari mASF, bisa dicek kesini :

http://www.pua-zone.com/forumdisplay.php?38-Player-Guide

Walaupun archive post-post dari jaman Mystery – Gambler musnah sudah. The knowledge we’ve been working for decades.

So… time to say goodbye to good old mASF. And f*ck you, Richard la Ruina. Allright, let’s move on then. Onto the good news.

 

Good News (at least untuk gue sendiri)

dancefloor_game

Coba cek nomer 2. Ini linknya :

http://www.pua-zone.com/showthread.php?11600-Mini-review-of-methods-by-others

Dan siapa itu ijjjji? Ijjjji adalah salah satu senior mASF, yang bener-bener ngebantu gue dalam perkembangan gue. Metodenya udah dijadikan featured method di bristollair, bahkan ketika gue pertama kali megang buku The Game :

http://www.bristollair.com/pua-seduction-methods/ijjjji/

Dan dari sini gue kenal ijjjji, termasuk ngedapetin dorongan terbesar buat nekunin seduction, dari kejadian ini :

https://lakitulen.wordpress.com/2013/05/11/lesbian-opener/

Dia bilang post tersebut “brilliant” dan “the most useful post of all 2010”. Confidence gue naik drastis gara-gara komennya dia.

So ya, gue cukup happy, dia suka dengan post gue tersebut, dan kemungkinan besar bakal dia pake buat coaching di skandinavia.

Which means, my dancefloor method have gone international!

Oldest post dari ijjjji yang gue temuin itu dated from 2003 :

http://www.pheromonetalk.com/pheromones-79045-post1.html

Anyway, ini thread original yang dimaksud :

http://www.pua-zone.com/showthread.php?3264-QT-Dancefloor-Game

Ini pengembangan lebih lanjut tentang step-by-step dari dancefloor game gue tersebut :

https://lakitulen.wordpress.com/2013/08/10/964/

Beberapa FR gue di Dancefloor :

https://lakitulen.wordpress.com/2013/07/02/berisik/

https://lakitulen.wordpress.com/2013/06/27/fr-makeout-sama-stripper-mancanegara/

https://lakitulen.wordpress.com/2013/05/08/bartender-club-game/

https://lakitulen.wordpress.com/2013/05/18/fr-si-waitress-nightpub-game/

Walau ga masuk hall of fame, but I don’t mind. Dapet pujian dari mentor gue di dunia maya, ijjjji gue udah senengnya bukan main.

 

Another good news (well lagi-lagi, at least buat gue)

Kemarin dapet message dari pengunjung FB Page yang ga gue duga :

fbpost

Seperti biasa, identitas dan clue-clue yang bisa menunjuk ke identitas yang bersangkutan ga gue tampilkan.

Untuk yang ngirim message ini, thank you sis, buat pujiannya. BTW kalo kebetulan elo baca ini post, dan keberatan message elo gue post disini, message aja, nanti gue hapus.

Couple of lessons here :

  1. Women appreciate if you make a move.
    For sure, it’s a compliment to them. Tapi bukan pada tempatlo untuk menentukan apakah dia langsung 100% menyerahkan hidupnya pada elo ato engga. Dan bukan berarti dengan satu move/compliment she’ll end up in bed with you. Ada banyak hal yang bisa menghalangi tumbuhnya hubungan sexual (termasuk menjadi pacar dan istri) antara elo dan dia. Ya contohnya kasus ini, dia udah punya cowok. Accept that. Also, women are human beings too. Gue appreciate, yang bersangkutan ngereject dengan baik, dan tetap dengan hangat melakukan interaksi dengan yang bersangkutan. Lebih baik dari awal bilang ga interested walo secara ga langsung, dibandingkan dengan ngasih harapan palsu ke para cowok.
  2. Opener doesn’t matter much.
    Apapun itu untuk memulai percakapan. Go with the flow, dan mungkin situational opener atau malah direct opener impactnya lebih gede dibandingkan canned routines yang palsu. Canned routines DO WORK, tapi untuk short-term wise. Say anything, apapun yang ada di kepala elo, keluarin aja ke target. Ga usah pake modus-modusan. It’s HOW you say it. Kalo elo nyiapin opener paling dashyat sejagad, tapi elo nyampeinnya seperti orang yang pengen nyopet, ya jelas si target bakal ketakutan. Nanti gue bahas soal “vibe” juga.
  3. Seringkali, attitude dan perlakuan yang baik dari para cewek disalahartikan sama cowok
    dan gue jujur aja, sempet terperangkap juga. But apakah dengan begitu langsung dendam sama si cewek? Ato ngerusak masa depannya? It’s all fair game guys, masa iya elo ga pernah menolak cewek dalam hidup elo? There are many things out of our control that can ruin our relationship. Terima itu, terus berbesar hati dan tetep berjalan dengan tegap.
  4. Sexuality is NOT a crime, let alone a sin
    Apalagi kalo sekedar membuka percakapan sama orang yang menurutlo sexually attractive (cantik, sexy, dsb). Masalah dosa ato engga, ya terserah, itu urusan elo sama yang diatas. Yang jelas kita diciptakan dengan alat kelamin n it’s there for a purpose. Gue rasa bukan cuma buat pipis doang. Again, ilmu yang elo dapet dari seduction community terserah mo dibuat apa, apakah untuk untuk menemukan pasangan hidup, atau memang elo ingin mengumpulkan score sebanyak-banyaknya, it’s none of my business.
  5. Soal in-relationship dan seduction/PUA :
    http://www.kaskus.co.id/show_post/52fa25c920cb170f048b472d/1019
    Baca lagi fb message di atas. PUA engga cuma ngecover masalah cold-approach doang. Tapi ada section soal sex dan relationship (apapun itu, mau LDR, mau LTR, dan sejenisnya). Section ini udah ada sejak jaman mASF, dan di pua-zone masih diberikan section khusus buat ngebahas masalah relationship. Bahkan cewek pun diberikan section khusus, jadi mereka juga bisa menyuarakan pendapat mereka, atau konsultasi disitu. Kalo semua knowledge ini cuma dipakai untuk cold approach doang, sayang banget. Besides, dari PUA/seduction gue belajar soal self-respect dan cara bersosialisasi secara general. Bukan cuma cold approach tok.

 

Roadmap

Well, ga banyak hal yang terjadi belakangan, tapi gue mo mencoba experimen dengan beberapa social media. Khususnya facebook. Facebook punya fasilitas “group”, so sekarang gue coba pakai untuk keperluan perkembangan PUA di indo :

http://facebook.com/groups/indo.pua

Tapi gue coba give it a go. Grup ini gue set tertutup, jadi masih lebih private. Grup ini open buat cewek maupun cowok. Kalo pengen masuk grupnya, silakan add :

https://www.facebook.com/joe.exorio

Nanti gue kirim invitationnya.

Soal artikel, banyak yang pending, diantaranya gue belum sempat menceritakan pengalaman gue ketika jadi sales manager, juga hambatan-hambatan yang gue alamin ketika gue mencoba memulai sendiri (tunggu tanggal mainnya, walau ini bukan soal seduction/PUA), soal gender wars, persistence dan beberapa tokoh yang menurut gue keren banget dan perlu gue bahas disini nantinya. Dari sini gue bakal banyak bahas soal gimmick dan outer-game, serta skill-skill yang lain yang ga termasuk dalam inner game.

Artikel-artikel juga udah cukup banyak (udah mencapai 100 post), mungkin gue akan susun flow supaya enak dibaca buat para newcomer.

In the meanwhile, please bantu share blog ini, kalo memang ternyata elo ngerasa ngebantu diri elo, because sharing is caring.

Cheers.

5 comments on “mASF 1994-2014

  1. zio
    April 3, 2014

    Kalo bisa ceritain juga kok bisa kepikiran baca the Game, dan gimana dapetin tuh buku? coz terakhir kali gue ke bandara tuh buku ada di pajang dibagian toko buku impor

    • exorio
      April 3, 2014

      Bukan kepikiran, tapi dikasih. Waktu itu gue udah baca-baca buku soal self development, dan gue dapet job di luar kota. Di kantor ini, gue ketemu superior (atasan) yang sekaligus jadi mentor gue, ada yang bilangin kalo bacaan kita sama. Gue jadi deket sama dia, dan dia ngewarisin buku The Game ke gue “lu harus baca ini”.

      Jauh kejadian itu, gue juga udah mulai baca David DeAngelo Double your Dating. Ini co worker gue yang ngenalin pas waktu kerja di luar negeri, sekaligus awal pertama kali gue mulai pegang Dale Carnegie How to win Friends and Influence people.

      Untuk The Game, di Kinokuniya harusnya masih banyak ya. Dan ada 2 versi, beda publisher tapi content sama. Yang satu hardcover, yang satu softcover, yang softcover lebih murah. Kalo ga ketemu di kinokuniya, coba di bookdepository.com. Free worldwide shipping.

      Yang pas dikasih atasan gue, awalnya dia pinjemin. Tengah jalan gue udah penasaran abis, so akhirnya gue putusin beli sendiri versi softcovernya. Pas dia cabut dari kantor kita, dia kasih hardcovernya ke gue, dan gue kasih softcover punya gue ke salah seorang sahabat gue.

      Yaaa kalo misalnya memang rajin nyari di internet, bisa aja dapetin ebooknya. Tapi at least belajar ngehargain karya orang lain, dan bukunya emang worth it buat dibeli.

      Moga-moga ngebantu

      Cheers.

      • zio
        April 6, 2014

        Ok, Thx.
        Gue udah baca banyak banget artikel lo, dan itu sangat membantu banget.
        gak tau harus ngomong apa lagi, lo mungkin udah banyak menginspirasi hidup gue bro.

      • exorio
        April 6, 2014

        No problem, gue cukup seneng kalo blog gue berguna.

        Thanks buat complimentnya.

  2. Pingback: Tipe-tipe cewek | cotulen.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 24, 2014 by in Opini and tagged , , , , , , , , .
%d bloggers like this: