Laki Tulen

Reclaim Your Manhood Today!

Tes Keperawanan

double-facepalm

TEMPO.COJakarta – Aktivis Koalisi Pendidikan, Jimmy Paat, memprotes rencana Kepala Dinas Pendidikan Kota Prabumulih, H.M. Rasyid, untuk mengadakan tes keperawanan bagi calon siswa SMA sederajat. Jimmy menilai tidak ada landasan ilmiah dalam segala teori pendidikan untuk mengadakan tes tersebut.

“Meskipun seorang siswa sudah tidak perawan, hak pendidikannya tidak hilang,” kata Jimmy saat dihubungi, Selasa, 20 Agustus 2013. Bahkan, jika anak sekolah tersebut hamil sekali pun, pemerintah tidak boleh merampas hak anak tersebut untuk memperoleh pendidikan.

Selain itu, Jimmy melihat kebijakan tersebut sebagai sebuah bentuk baru ketidakadilan gender. “Kenapa hanya perempuan? Laki-laki enggak?” kata Jimmy.

Oleh karena itu, Jimmy menyebut kebijakan tes keperawanan ini muncul dari akal pengelola pendidikan yang semrawut. “Akal sehatnya harus dipertanyakan,” kata Jimmy. Jimmy menilai, jika ada banyak siswa melakukan hubungan seks di luar nikah, seharusnya mereka dibina oleh pihak sekolah, bukan malah disingkirkan.

Kabar tentang kebijakan tes keperawanan ini berasal dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Prabumulih, H.M. Rasyid. Dia mengatakan, pihaknya sedang mengajukan anggaran RAPBN 2014 untuk kebijakan tes keperawanan bagi calon siswa SMA sederajat. Rasyid menyadari kebijakan ini bakal menuai kecaman. Namun ia yakin, hal tersebut merupakan langkah jitu menekan maraknya kasus prostitusi yang diduga melibatkan siswa di daerahnya.

TRI ARTINING PUTRI

Sumber

Ya, emang susah jadi cewek. Mau mengenyam pendidikan, privasinya dilanggar sampai sejauh ini. Terus kalo diketahuin bukan perawan lagi gimana? Dikeluarkan gitu? Atau dikasih sangsi? Atau apa?

Kalo misalnya dia ga perawan tapi BERPRESTASI? Gimana? Mungkin dia benih ilmuan yang bakal mengharumkan nama bangsa, atau malah calon pemenang nobel PBB? Tapi gara-gara dia engga perawan lagi, semuanya sirna udah.

Yang gue heran, kenapa ga sekalian tes keperjakaan? Gue cuma curiga, petinggi-petinggi/pejabat ini cuma cari objekan aja, dengan dalih “tes keperawanan” buat menilai tingkat moralitas para siswinya. Mungkin kayak yang sudah-sudah, mereka cuma ngincer, nyari keperawanan buat “dibeli”. Dengan dalih “menekan sex bebas dikalangan siswa”

Oh riiiiightttt… jadi ngetest keperawanan itu cuma satu-satunya jalan buat menekan sex bebas?

Mungkin yang masih perawan dan kurang mampu, ditekan dan disuap supaya mau menyerahkan keperawanannya. Bisa jadi? Kenapa engga. Gue udah males ngedenger moralitas pejabat negara. 2 Malem 10 juta sama cewek gembrot matre gitu aja dijabanin. Menyedihkan banget jadi manusia, para pejabat kita ini.

COME ON. Ini privasi masing-masing individu. Apa urusannya sekolah sama pemerintah sama keperawanan? Kenapa ga benahin kompetensi dasar kurikulum? Atau bikin kurikulum yang lebih solid? Kok malah meki yang diurusin?

Ngelawak atau ngebanyol sih? Entahlah.

Gue berpikir, ngejudge cewek berdasarkan keperawanannya itu udah engga jaman lagi. Apalagi kalo dijadikan aturan resmi yang dinaungi sama dinas pemerintahan dan para petinggi?

*tepok jidat*

Berita updatenya sih ketua fraksi PPP Hasrul Azwar mendukung test ini, dan bakal menggunakan anggaran APBD. Hahaha. Memangnya ga ada sekolah yang ambruk di daerah2 situ? Ga ada siswa miskin yang perlu santunan? Kenapa malah masalah keperawanan dan pelanggaran privasi yang lebih diutamakan?

sumber

Obey the authority? Obey the elders? Kalo authority dan eldersnya kayak gini, yang ada di otaknya cuma masalah selangkangan aja… will you obey them?

God damn we are governed by idiots for sure.

*jambak rambut*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on August 20, 2013 by in Opini and tagged , , , , , , , , , , , , , .
%d bloggers like this: