Laki Tulen

Reclaim Your Manhood Today!

PUA Basics

The guy from Hell :

Tahun lalu, gue lagi hangout di sebuah bar di Tokyo dengan seorang pacar gue. Dan kita ngeliat seseorang di dancefloor, orang dari neraka. Dia keliatan kayak tai, gendut, jelek, pakaiannya kayak dari donasi salvation army, dan pakai topi yang udah kumal.

Oh dia juga berumur sekitar 45 tahun dan mungkin engga bisa berbicara bahasa Inggris, atau Jepang, dan mungkin punya kerjaan yang payah mengeluarkan isi perut burung di sebuah pabrik daging, atau seorang imigran ilegal yang tidur di taman atau sejenisnya.

Orang ini sejauh ini adalah pecundang paling menjijikkan di tempat tersebut di seluruh malam itu. Manalagi, di negara yang rasis ini, para pendatang berada di urutan paling bawah dibawah para gaijin, orang jepang, orang asia (sudut pandang orang Jepang, bukan gue)

Jadi apa yang dia lakukan? Dia ke dancefloor, dan mendekati *SETIAP* cewek disitu. Sebagian besar (semuanya, sebenernya), menolak dia secara instant! Tapi dia ngga menyerah. Dia ini sangat gigih. Gue belum pernah ngeliat orang yang segigih dia. Dia di KO, dan langsung balik kesitu, dan selama dia dapat reaksi (bagus atau jelek) dia tetep pdkt. Dia juga ga punya wingman, ini aksi solo.

Terus coba tebak! dia mulai dapet kino dengan seorang cewek, yang sebelumnya bener-bener nolak dia (setelah itu dia pdkt ke cewek lain). Awalnya si cewek menolak, dan bener-benar kasih tampang ga suka tapi dia terus berusaha, dan si cewek akhirnya mengalah (si cewek engga pergi) dan mulai berdansa dengan dia, secara dingin awalnya, keliatan banget kalo dia engga menikmati.

Kemudian mereka saling mendekat, dan wajah si cewek semakin relax seiring dia tersenyum ke si cewek dan berusaha mempesona si cewek… (dia banyak berusaha dan si cewek biasanya mendorong ke belakang)… 20 menit kemudian, mereka ciuman dan saling meraba! Kemudian mereka pergi bareng… dia bergantung sama si cowok… dan si cewek adalah seorang HB (Hot Babe) umur 20an, imut banget!

So, kapan aja gue berpikir gue kurang ganteng (gue biasa aja) atau ngeliat model yang pdkt sama cewek yang gue incer, berasa cemburu atau sejenisnya, gue selalu mengingat cerita “orang dari neraka”… dan inget aja, ini bukan masalah penampilan, ini masalah apa yang elu lakukan… selalu… untungnya, buat para cowok, penampilan cuma sedikit berpengaruh pada permainan terakhir. Kalo elu jelek, masuk aja kesitu, dan tunjukkan kepribadian, itu akan bekerja mirip seperti memiliki tampang kayak Brad Pitt. So jangan kawatir kalo elo jelek, engga berpengaruh soalnya.

By : Maniac High

SUMBER :http://www.pickupguide.com/layguide/iranian.htm

Lengkapnya soal Pickup Artist bisa baca di sini :

http://en.wikipedia.org/wiki/Pickup_artist

mystery

Intinya, PUA adalah orang-orang yang sengaja mengasah skill untuk menemukan, menarik dan merayu wanita.

Pickup Artistry diciptakan atas pengamatan terhadap para player/playboy yang natural, kemudian langkah-langkah para player/playboy tersebut dipecah menjadi step-by-step yang dapat dimengerti dan sesuai dengan logika para pria.

Satu metode yang paling dasar dan menjadi fondasi seduction method hingga saat ini adalah Mystery Method

Pelopor dunia PUA sebenarnya adalah Ross Jeffries dengan Speed Seductionnya. Speed Seduction lebih banyak mengandalkan NLP, terutama “anchoring”, dimana seducer menggunakan asosiasi perasaan yang baik dengan perlakuan dari PUAnya.

ross-jeffries

PUA industry meledak di dunia barat setelah buku The Game oleh Neil Straus menjadi hit di pasaran.

Buku ini mengupas kisah perjalanan Style (Neil Strauss) yang berawal dari orang yang culun menjadi seorang perayu wanita/Pickup Artist yang handal, bersama Mystery (Erik Von Markovik)

neil-strauss-before-and-after

Setelah kesuksesan buku The Game, industry PUA di Barat pun meningkat drastis dan bermunculan teknik-teknik baru seperti Juggler, Gunwitch, ijjji, dst. Perbedaan tiap metode mengacu kepada perbedaan mindset dan lebih kemana fokus tiap metode tersebut. Contohnya, Gunwitch lebih mengedepankan persistence/kegigihan (make the ho say no), sedangkan ijjji lebih mengedepankan pengembangan diri, Mystery method lebih mengedepankan struktur pendekatan yang sistematis dan indirect approach/routine-based.

PUA VS AWAM

Mindset awam :

  1. warm approach (kenalan karena satu lingkungan, dikenalin temen/sodara atau sejenisnya)
  2. temenan
  3. tembak
  4. pacaran
  5. nikah

Mindset PUA :

  1. cold approach (kenalan secara random, si cowok tertarik sama cewek yang papasan, didekati, kenalan)
  2. interaksi yang sangat menyenangkan buat keduanya
  3. expand social circle
  4. expand choice (juggling)
  5. relationship (bisa jadi pacar, ONS, relationship yang stabil, dst)

Cold Approach VS Warm Approach

Cold Approach

  1. perlu tau cara ngontrol approach anxiety
  2. perlu latihan & investasi (waktu dan energi)
  3. perlu ngedobrak pola pikir tradisional
  4. perlu ngedobrak limiting belief diri sendiri
  5. confidence yang relatif lebih tinggi dari orang umumnya

Warm Approach

  1. bergantung sama luck
  2. pilihan ditentukan sama orang lain
  3. rute yang jauh lebih “aman”

Inner Game

Cara mengatasi Approach Anxiety :

  1. Expose dirilu ke ketakutan elu sesering mungkin
  2. 3 second rule (hitung sampai 3 lalu maju apapun juga keadaannya)

Outer Game

Direct Approach VS Indirect Approach

  1. Direct approach lebih mengutamakan permainan kuantitas, sedangkan indirect lebih mengutamakan interaksi
  2. Kelebihan direct approach, seleksi berdasarkan sexual interest bisa dilakukan lebih cepat
  3. Kekurangan direct approach, adalah sukses rasio yang relatif lebih jauh dibandingkan dengan indirect approach
  4. Kekurangan indirect approach, memerlukan kesabaran yang lebih tinggi, namun seleksi berdasarkan sexual interest bisa jadi rancu. Cewek-cewek yang hangout bisa jadi cuma pengen temen aja.
  5. Kelebihan indirect approach, bisa bermanfaat untuk hal lain selain seduction (khususnya keterampilan berbicara)

Contoh Direct opener : “Hi, elo cute, kalo gue ga kenalan sama elo sekarang juga gue bisa nyesel seumur hidup. So, hi!”

Contoh Indirect opener : “Menurutlo siapa yang lebih sering boong? Cewek atau cowok?”

Day Game : melakukan cold approach di siang-siang hari, di tempat-tempat orang yang beraktifitas secara normal (mall, jalanan, toko buku, cafe, transportasi umum dst)

Night Game : melakukan cold approach di malam hari, tapi terutama di tempat-tempat yang memang dikhususkan untuk bersosialisasi (pub, diskotik, night club)

Mystery Method basics :
FMAC = Find, Meet, Attract & Close

M3 Model steps :

  1. Attraction
  2. Comfort
  3. Close

Day Game VS Night Game

  1. Day game lebih mengutamakan kemahiran berbicara, Night game lebih mengutamakan komunikasi non-verbal (body language)
  2. Day game bisa dilakukan kapan saja, dimana saja, sembari lewat, Night game perlu menyiapkan waktu khusus
  3. Day game para cewek biasanya ga expect bakal diapproach, Night game para cewek biasanya sengaja dateng kesitu untuk diapproach

More about Inner Game :
http://www.bristollair.com/inner-game/

More about Outer Game :
http://www.bristollair.com/outer-game/

Beberapa contoh PUA methods bisa dibaca disini :
http://www.bristollair.com/pua-seduction-methods/

Untuk lebih lengkapnya buat para newbie, baca :

http://www.fastseduction.com/youarenew

terus PRAKTEKKAN!

Kalo mo donlod-donlod bahan bacaan sebelum bobok :

http://www.seductiondatabase.com/

Supaya engga bengong kalo ketemu istilah-istilah aneh, silakan buka :

http://pualingo.com/

Mitos-mitos dan salah persepsi awam tentang Pickup Artistry

  1. kalo punya skill seduction, gue bisa gaet cewek YANG MANA AJA
    wrong, kita berhadapan dengan manusia yang memiliki variabel tak terbatas. Kalimat kayak gini biasanya dilontarkan PUA/dating coach komersial. Pickup artistry bukan ilmu pelet. Tapi lebih kepada pengembangan diri. Intinya sih meningkatkan CHANCE elu. Bahkan para player natural masih direject berkali-kali. Bedanya mereka gigih, sedangkan orang awam sekali kena reject langsung udahan, nyerah, mau bunuh diri, dll
  2. kalo punya skill seduction, SETIAP cewek yang gue approach bisa diajak bobok malemnya.
    wrong, inget lagi kita berhadapan dengan manusia yang memiliki variabel tak terbatas. banyak hal yang bisa bikin kacau, termasuk mood si target, kondisi lingkungan dan sejenisnya. Anyway masalah ini, balik ke masing-masing aja. Terserah ilmunya mau buat apa. TS ga bertanggung jawab atas penyalahgunaan ilmu pickup artistry.
  3. Pickup artist itu sama aja sama playboy/player/bajingan
    wrong. Kebanyakan orang yang terjun ke dunia pickup artistry itu orang-orang yang baik. Cuma mereka dulunya kesulitan dengan wanita.
  4. Pickup artistry itu asal tau tekniknya maka bisa dapet pacar
    Kalo cuma cari pacar doang, minta tolong temen ato keluarga gih buat comblangin elu sama kenalan mereka. Pickup artistry ga bisa dikuasai sehari, dan kayak belajar main gitar, elu harus melakukan latian berulang kali (repetition), terus menerus, melakukan calibration. Dan ultimately, kalo memang niat, bakal jadi LIFESTYLE elu. Ketika elu mulai mendapat sukses dan inner game semakin solid, maka elu bakal paham bahwa ini bukan cuma sekedar masalah sex! It’s about making a LIFE, and making it AWESOME!
  5. Pickup artist itu bajingan
    wrong. satu aturan utama di seduction community : “leave them better than when you found them”. Artinya, tinggalkan mereka dalam keadaan yang lebih baik dibandingkan ketika elu pertama kali bertemu dengan mereka. Kalo ada cewek yang ketemu sama pickup artist bajingan ya emang lagi sial kali.
  6. Pickup artist itu maksiat
    wrong. ini tergantung yang ngelakuin aja, dan persepsi elu. Apa salahnya self-healing dan mengembangkan diri?
  7. Teknik-teknik PUA itu yang menciptakan orang Barat, makanya cuma bisa dipraktekin di Barat, ga cocok dengan budaya indo
    SALAH BESAR. Analoginya gini, para cowok, punya kesamaan mendasar yang sama. Misalnya cowok itu suka main game, suka sport dan suka kompetisi, suka gadget, suka teknologi, suka nonton film action, suka scifi, dst. Ini berlaku buat hampir SEMUA cowok di seluruh dunia. Cewek itu suka ngoleksi sepatu dan tas, suka gosip, suka dandan dan suka shopping. INTINYA dorongan insting dan naluri yang dimiliki keduanya itu UNIVERSAL. Cewek teteplah cewek, dan cowok teteplah cowok, darimanapun mereka berasal. Kecuali kalo memang elu nyoba teknik PUA ke daerah-daerah pedalaman di Amazon atau Irian Barat ke suku-suku yang terasing yang masih pake panah dan busur buat cari makan. Atau negara yang menggunakan hukum agama buat hukum resmi dan sangat ketat menjunjungnya, barulah kita bisa ngomongin soal “cultural differences”. Contoh satu lagi biar dapet gambaran : kenapa sih novel dan film Twilight itu bisa sukses di dunia dan digandrungin banyak cewek Indonesia? Kan budaya yang ditampilkan beda, penulisnya orang barat, yang bikin film orang barat, aktor dan aktrisnya juga orang barat? Pikir sendiri!
  8. Teknik PUA cuma cocok buat cari ONS (One Night Stand) doang
    Teknik/metode yang ada itu bermacam-macam, puluhan, mungkin ratusan jumlahnya. Kita ngomongin teknik yang mana nih? Jangan dipukul rata gitu dong. Ada yang memang spesialis cari sex, ada yang spesialis ngebangun koneksi sama target, ada yang spesialis night game, ada yang spesialis day game, ada yang menggunakan routine, ada yang mengutamakan obrolan, ada yang mengutamakan non-verbal communication dan ada yang spesialis mengedepankan rasa percaya diri. Jadi yang mana? Semuanya emang ultimately ngarah ke sex.
    Tapi orang-orang awam yang cari pacar dengan cara warm approach ya jatoh-jatohnya ke sex juga, sebab kalo pacarnya dinikahin tapi engga berhubungan badan atau dikelonin ya kasian dong

Ini thread yang gue buat di kaskus supaya bisa diskusi bareng-bareng disitu, janjian ketemuan, sarging bareng atau cari wingman di daerah masing-masing.

Enjoy!

2 comments on “PUA Basics

  1. Pingback: 1 Year LakiTulen Blog | Laki Tulen

  2. Anonymous
    August 3, 2016

    Keren..!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on July 23, 2013 by in Opini, Tokoh and tagged , , , , .
%d bloggers like this: