Laki Tulen

Reclaim Your Manhood Today!

Bee’s Thoughts : ENGGAK LEBIH BAIK *) For the traitors only

bee2

Kadang gue suka iseng aja mikir, ternyata manusia enggak jauh lebih baik dari binatang ya.

Emang sih manusia merupakan mahkluk paling sempurna yang Tuhan ciptakan lengkap dengan akal pikiran, tapi sayang, kadang manusia gak bisa memanfaatkan apa yang udah Tuhan kasih dengan baik.

Kalian boleh bangga menjadi mahluk yang paling sempurna, tapi harusnya kalian malu karna hati kalian enggak seputih binatang.

Banyak binatang yang bawa keajaiban buat orang-orang yang pelihara dan sayang sama mereka dengan tulus. Bahkan binatang bisa menjadi mahkluk yang paling setia di dunia.

Bayangin, ada majikan sama binatang pliharaannya, saking sayangnya dan setianya itu binatang, waktu majikannya meninggal dia tetap setia sama majikannya.
Dia tetap menjalankan kehidupannya, tapi dia juga tetap tinggal, ngejagain dan tidur disamping makam majikannya sampe akhirnya dia sendiri meninggal di atas makam itu.

Well, kita sebagai mahkluk yang lebih berakal tentunya enggak mungkin melakukan semua itu.

Ok, gue sayang seseorang, tapi kalo disuruh tinggal dikuburan gue juga mikir-mikir dulu (_ _#)

Tapi coba deh, jangankan suruh tinggal dikuburan, untuk jadi setia aja masih cap cip cup kembang busuk bau kentut.

Enggak usah jauh-jauh deh setia sama pacar, suami atau istri, anak yang enggak mau ngakuin orang tuanya aja banyak, orang tua yang ngebuang anaknya sendiri malah lebih banyak lagi.

*) sumpah, gue sedih banget kalo liat, denger, baca berita ada bayi di buang, di kubur, di hanyutin idup-idup. Kalian sama sekali enggak pantes di sebut manusia, bahkan sebutan binatang pun masih terlalu bagus untuk kalian. Kalo gue sanggup, gue adopsi deh itu bayi-bayi, tapi gue makan aja senen kamis, gimana mao beli susu bayi (T_T)

Kadang binatang juga lebih tau diri ketimbang manusia. Dia enggak akan nmyakitin orang yang sayang sama mereka. Mereka bahkan bakal ngelindungin,dan rela mengorbankan nyawa untuk majikannya. Tapi enggak pernah ada tuh sejarahnya binatang nusuk majikannya dari belakang.

Kalo manusia? Jangan di tanya deh.

Kalo lo denger ada anak bunuh orang tua, orang tua bunuh anak, si A perkosa si B, si B makan si A, gue bener-speacess deh. No comment. Pastinya jiwa mereka udah sakit dan gue enggak punya kapasitas untuk comment karna jelas mereka itu sakit jiwa.

Tapi bagaimana dengan para “players” ?

Saat belalang sembah jantan rela kepalanya dimakan sang betina setelah kawin. Nah kalian, mana udah ‘kawin’ duluan. Terus kabur.

Saat ada induk kucing menyusui anak anjing yang ditinggal mati induknya, kalian malah membuang, membunuh darah daging kalian sendiri.

Saat ada anjing yang setia menunggu majikan yang sudah meninggal pulang kerumah, kalian malah meninggalkan, membuang, menyakiti orang yang sayang, cinta, dan care sama kalian.

Hai para pengkhianat, apa sih yang ada di kepala kalian saat kalian berkhianat?
Kalian lupa ya?
“KARMA IS A BITCH, WHAT GOES AROUND COMES AROUND, YOU GET WHAT YOU DESERVE.”

Saat anjing yang rela berenang menyebrangi sungai untuk menyelamatkan majikannya, kalian malah tidak peduli dengan sebuah keluarga yang kecelakaan dipinggir jalan.

*) Ini tejadi di India. Seorang Ibui dan bayinya berlumuran darah tergeletak di jalanan, bapak dengan anak digendongannya mohon bantuan pada para pengguna jalan yang enggak pantes di sebut manusia. 40 menit bapak itu memohon bantuan tapi tidak seorang pun berhenti untuk membantu. Jika kalian memang lebih baik dari manusia, tidak seharusnya bapak itu menjadi duda. Tidak seharusnya anak itu menjadi piatu.

Benar-benar tidak lebih baik dari binatang.

God…what kind of people we lived with?

Exorio’s Thoughts :

Khusus untuk point-point tentang “players”; sorry to say Bee, ini salah satu realita lingkaran setan yang mo ga mo harus ditelen bulat-bulat sama SEMUA. Bukan sama cewek aja.

Girls LOVE players/playboy. Otherwise, para player/playboy itu ga bakalan dapet julukan “player” atau “playboy” right?

N pepatah “Nice Guys finish last” ga bakalan diciptakan. Like EVER.

It’s also why Mistery & Style existed in the first place instead of Erik Von Markovik & Neil Strauss.

Girls live in the moment, much more feeling-driven than men, so kalo ada cowok yang bisa bikin mereka berbunga-bunga saat itu juga, that’s when they feel the guy’s perfect!

Sedangkan para nice guy yang memang intentionnya lebih pure, tapi ga memiliki skill buat munculin perasaan-perasaan itu, sorry to say, they’ll end up as a doormat. Harsh reality, but that’s just how the world works.

N that is also why, men are designed to be the decision maker. MEMIMPIN hawanya supaya engga  bikin stupid decisions. Sayang, cowok modern terutama yang nice, sering kali satu paket sama feature “indecisiveness”. Yep, it’s a feature, not a bug lol.

Anyway Neil (Style) bilang “Always leave them better than when you found them”. So kalo ketemu player kayak yang disebut diatas… well, emang lagi suek kali ¯\(°_o)/¯

Buuut then again… ga ada tolak ukur yang pasti on how to “leave them better”, dan masing-masing punya interpretasi sendiri soal perkataan itu.

Kalo menurut gue, high value guy engga akan intentionally ngerusak hidup seseorang. So… “leave them better than when you found them”… guys, yang baca artikel ini, gimana menurut interpretasi lo?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 28, 2013 by in Opini.
%d bloggers like this: