Laki Tulen

Reclaim Your Manhood Today!

Perkenalan dengan seduction community Part 1

Biasanya cewek itu mudah terhanyutkan dengan kata-kata. Inilah sandungan terberat gue ketika gue mulai mengenal dunia seduction.

Intinya gue itu pada dasarnya introvert, sempat ga punya kehidupan sosial dan jarang ngomong sama orang lain. Bahkan keluarga gue sering bingung dengan tingkah gue dan mereka sering kali berasumsi yang engga-engga tentang gue, karena mereka ga tau apa yang gue pikirkan.

Dengan social skill yang seperti itu, gue mulai mengenal Mystery Method yang diperkenalkan oleh Erik Von Markovik (Mystery) yang gue temui dari membaca buku The Game (Neil Strauss).

mystery

Sebelumnya, gue sempet banyak membaca soal social skill, terutama dari Dale Carnegie. Dari ketiga buku tersebut gue mulai ketagihan, dan koleksi buku gue semakin hari semakin menumpuk.

Nah, setelah gue selesai membaca semua buku tersebut, gue pelan-pelan mulai praktek mystery method di lapangan. Pertama kali gue nyobain teknik negging yaitu ngeledek cewek dengan candaan, supaya mereka merasa menghadapi lawan bicara yang punya value yang equal sama mereka.

Intinya kalo kita yang melakukan approach itu berarti kita yang meminta value kepada mereka. Dengan negging, hal ini bisa dicounter, karena kita engga mengganggap mereka lebih tinggi dari kita.

Mulai dari ada yang kabur kayak takut diperkosa atau malah gue dicuekin abis-abisan kek ga ada disitu sama sekali. Ngomong aja belon.

Rupanya masih ada yang belum pas dan harus dikalibrasi lebih lanjut : INNER GAME. Inner game ini termasuk rasa pede, termasuk pola pikir, termasuk bagaimana kita memandang diri kita sendiri. Semua yang terjadi di dalam realita kita. Juga body language gue masih berantakan.

Ketika gue mulai membenahi body language gue. Serasa cultural shock secara instan. Awal-awal gue bener-bener ga bisa nikmatin semua perhatian baru tersebut karena gue ga terbiasa dengan spotlight yang ngarah ke gue.

Yang dulunya orang sama sekali ga notice keberadaan gue, tiba-tiba semua spotlight mengarah ke gue! Wedew! Pernah beberapa kali, pas gue jalan ga ngarepin apa-apa tiba-tiba ada cewek yang nyegat gue KHUSUS buat muji potongan rambut gue yang baru. Waktu itu gue cobain teknik peacocking yang diperkenalkan sama Mystery. (Nantinya bakal gue bahas juga soal peacocking ini)

Setelah rentetan kejadian tersebut, gue semakin rajin menjalani seduction. Namun gue berasa Mystery Method itu ga pas buat gue. Usut punya usut, gue nemuin tempat hangout Mystery dan Style (Neil Strauss) di internet. Namanya moderated alt.seduction.fast atau mASF.

Gila, kek nemuin harta karun! Akhirnya gue nemuin habitat gue! Disitu semua orang tulus saling membantu semua peserta yang sedang kesulitan berinteraksi dengan wanita.

mASF sekarang sudah dibeli oleh seducer komersial (Richard la Ruina atau yang lebih dikenal dengan Gambler dan AFC Adam atau a.k.a Adam Lyons) dan semenjak itu kualitas forum ini semakin hari semakin hancur, dan akhirnya forum tempat gue berkembang musnah sudah. Anda masih bisa melihat archive mASF dan mencari nick saya : exorio disini.

Nah dari situ semua wawasan gue tentang cewek semakin terbuka lebar, karena semua orang punya opini yang berbeda. Gue pada dasarnya orang yang eccletic, dalam arti comot sana comot sini dan gue rumuskan sendiri menjadi style yang pas dengan gue sendiri.

Pada intinya sih inner game di seduction itu cuma ber-revolusi pada 3 kata : PEDE, ASERTIF, dan MENGHARGAI DIRI SENDIRI. Sedangkan outer gamenya cuma dua : BERANI BERTINDAK dan BERANI MENGESKALASI.

Mystery memperkenalkan taktik dengan “canned routines” yaitu rangkaian kalimat hafalan yang dipersiapkan sebelumnya. Sebagian besar canned routines ini memang memberikan efek yang cukup bagus sewaktu saya mencobanya. Hanya saja sebagian besar orang tidak memiliki kemauan untuk membedah canned routines lebih mendalam dari sekadar rangkaian kata-kata.

Contoh canned routines : “Did you floss before or after you brush?” yang dalam bahasa Indonesia “elu ngefloss gigi elu sebelum atau sesudah gosok gigi?” Atau cerita tentang situasi yang tidak terjadi, barfight opener “lu liat ga tadi dua cewek berantem diluar” dst.

Canned routines tidak lebih dan tidak kurang hanya berfungsi sebagai pencair suasana, pembuka topik pembicaraan. Tidak lebih dan tidak kurang. Hanya saja, apabila Anda terlalu banyak menggunakannya Anda akan selamanya merasa tergantung dengan canned routines.

Setelah lama gue bergumul dengan verbal-based seduction, gue terus mencari-cari metode dan cara lain, diantaranya gunwitch, juggler, tyler durden, badboy, lovesystem.

Selama ini terjadi gue tetap selalu rajin berkontribusi di mASF dan mengambil nasihat-nasihat yang diberikan oleh para membernya di forum tersebut. Pada akhirnya gue mendapatkan rank tertinggi di mASF, yaitu Tribe Elder dan biasanya post-post tips yang gue share di forum selalu mendapat bintang 5 karena qualitasnya.

rank5

Lucu ya, bahkan ranking virtual seperti ini menjadi dorongan motivasi yang sangat hebat di forum itu. Soalnya kalo baru dapet rank Space Monkey itu berasa dicuekin sama para Tribe Eldernya. Setelah dapet badge Tribe Elder dibawah nick gue… jujur emang berasa sih nikmatnya nyuekin dan ngomelin para Space Monkeys hehehe.

rank2

Nah tapi kalo udah dapet rank Tribe Elder, bisa kejebak sama yang namanya tingkah “Keyboard Jockey” atau KJ-ing. Dalam arti kasih nasihat tapi tanpa pengalaman. Lihat “Validasi semu” dan “Good Conversationalist”

Rank paling top cuma dipegang oleh admin forum mASF,yaitu Formhandle atau nama aslinya Jay Valens.

rank6

Twitternya bisa Anda temui disini. Sayang sepertinya udah ga aktif lagi sejak 2010. Sekarang orangnya entah kemana dan entah ngapain sekarang.

Beberapa teknik yang gue sangat banggakan dan gue temui selama bereksperimen diantaranya “Lesbian” opener.

Cukup tanyakan target yang bersama teman ceweknya “elu orang lesbian bukan”. Opener ini sangat efektif, karena high risk dan high reward, direct tetapi juga indirect. Namun ketika melontarkannya Anda harus benar-benar pede. Reaksi si target sangat jelas, apabila dia menyangkalnya dan energi yang dipancarkan oleh si target sangat tinggi maka kemungkinan besar dia ada minat terhadap Anda.

Misalnya ketawa lepas sambil teriak “ENAK AJA ENGGA LAH GUE INI MASIH NORMAL TAUK!” (reaksi yang paling sering saya dapatkan)

Apabila dia tidak memiliki minat terhadap Anda jelas dia akan menjawabnya dengan ogah-ogahan atau bahkan marah. Itulah mengapa opener ini high risk namun juga high reward.

Next Stop : Rise of Aaron Sleazy, TVA Oslo & Exorio

4 comments on “Perkenalan dengan seduction community Part 1

  1. Pingback: Lesbian Opener | Laki Tulen

  2. Pingback: Rise of Aaron Sleazy, TVA Oslo and Exorio (Part 2) | Laki Tulen

  3. Pingback: Fashion dan “Peacocking” | Laki Tulen

  4. Pingback: mASF 1994-2014 | Laki Tulen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: