Laki Tulen

Reclaim Your Manhood Today!

FR : Pencerahan Pertama

Ini adalah salah satu kisah awal perjalanan saya.

Satu malam, saya pergi ke sebuah club malam. Saya menari seadanya, penyanyinya sangat cantik, namun saya menyadari bahwa dia berada di luar jangkauan saya.

Band-band yang bermain di pub seperti ini tidak pernah menetap di satu tempat, mereka selalu berkeliling ke berbagai daerah dan berbagai tempat dari cafe, pub, sampai live performance pembuka band yang lain.

Saya maju mendekati panggung, menarik bahu si penyanyi perlahan, saya tersenyum kepadanya, kemudian saya membisikkan judul lagu kesukaan saya kepadanya. Saya melangkah mundur, senyum kembali kepadanya, memberikan tanda dua jempol ke atas meliriknya kembali dan dia mengangguk memberikan tanda setuju.

Kemudian dia berbicara kepada para kru bandnya. Beberapa lama kemudian mereka memainkan lagu request saya, namun dengan sentuhan mereka sendiri. Saya berada dalam stage trance saat lagu tersebut dimainkan. Seluruh tubuh saya merasa merinding, dan saya menutup mata dan hanyut dalam suasana tempat itu, membiarkan tubuh saya mengambil alih kesadaran saya menikmati lagu tersebut. Saya menyanyi sekeras-kerasnya dengan kerumunan di depan panggung. Seluruh tempat itu dipenuhi dengan energi. Saya sendiri merasa sangat hidup, sangat berenergi.

Beberapa lagu dan minuman kemudian, saya melangkah kembali. Melewati semua kerumunan orang yang menutupi jalan saya. Saya tidak peduli. Ketika saya berhadapan dengan si penyanyi kembali, saya memberikan sinyal “kemari” dengan tangan saya.

Dia terlihat ragu, takut, dan memasang bahasa tubuh yang defensif. Saya memegang bahunya, menarik dia ke saya dan saya membisikkan “makasih banget buat lagunya, elo orang keren banget”.

Dia tampak sangat terkejut. Ekspresi wajahnya berubah secara instan dari ketakutan menjadi senyum yang lepas. Senyum yang spontan, natural dan tak ada yang ditahan. Bayangkan seorang anak kecil yang mendapatkan hadiah natal, wajahnya dari yang sangat penasaran dengan isi kado yang dia dapatkan dan kemudian terkejut gembira menemui apa yang ada di dalam kado mereka. Ya, seperti itulah wajah si penyanyi saat itu.

Saya harus mengatakan, saya sendiri merasakan kenyamanan hati yang luar biasa ketika saya melihat ekspresi wajahnya yang sangat natural. Tidak ada kepalsuan, tidak ada topeng, tidak ada kepura-puraan. Ekspresi wajahnya sangat mencerminkan kegembiraan dari hatinya yang terdalam yang tidak terkontaminasi sama sekali.

Saya kemudian berjalan kembali ke teman-teman saya sambil tetap menahan tatapan mata satu sama lain. Kami tetap saling melemparkan senyuman selama itu terjadi.

Hari itu benar-benar tidak terlupakan bagi saya hingga saat ini. Hari ini. Jam ini. Menit ini. Detik ini.

Karena di hari itu saya menemukan hal yang sangat berharga : makna kebahagiaan yang sesungguhnya.

28000 hari untuk hidup.

Dan inilah janji saya : saya akan membuat setiap harinya bermakna.

5 comments on “FR : Pencerahan Pertama

  1. Pingback: Gebet Cewek di Kantor | Laki Tulen

  2. Pingback: FR : Abundance Mentality | Laki Tulen

  3. Pingback: All about Passion : Instant gratification VS Delayed gratification | cotulen.com

  4. billy
    May 31, 2015

    Jd dpt pencerahan gwe🙂

  5. Pingback: Emotional RollerCoaster | Laki Tulen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 27, 2013 by in Field Report and tagged , , , , , , , , , , , , , , , .
%d bloggers like this: